Pages

Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label Ha. Ha. Ha.. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ha. Ha. Ha.. Tampilkan semua postingan

Minggu, 24 Maret 2013

Something in Drip Box

Jadi tadi siang itu saya dan suami ke bandara Soeta untuk "bikin dedek" di Bali (bikin aja jauh-jauh amat!). Nah ketika kita mau lewatin boarding gate-nya kan tas-tas pada diperiksain tuh. Ga boleh bawa cairan maksimum brp ml, terus benda-benda tajam macem gunting kecil pun akan disita dan ditaruh di kotak kaca transparan yang -kalo gak salah- tulisannya "Drip Box".

Nah, ketika saya melirik di Drip Box tadi siang itu, di antara tumpukan gunting-gunting, pisau lipat, korek api, bahkan ada pistol korek api, ada satu benda yang menurut saya lucu banget itu benda ada di situ. Tau gak bendanya apa? ULEKAN, kawan-kawan!!

Suddenly thinking. Who the hell orang yang bawa-bawa ulekan di kabin pesawat?! Maksudnya apa coba?
Mau nyambel? Apa mau nodong pilot?

Sabtu, 19 November 2011

Ninja Imut dan Tragedi Breakfast

Di suatu minggu pagi di dapur

Saya (S): ... (buka-buka kulkas)
Ninja Imut (NI): mbak... sarap...?
S: hah??!!
NI: mbak mau sarap??
S: hah??!!
NI: kalo mau saya dadarin telor
S: maksud mbok SARAP-AN!!!! kalo ngomong jangan disingkat-singkat mbok!!!!

Minggu, 13 November 2011

Si Ninja Imut

Di rumah saya ada pembantu baru berupa mbok-mbok imut yang saya perkirakan berusia sekitar 50-an mungkin. Dia sendiri juga tidak tahu berapa usianya kalo ditanya. Bener-bener imut karena tingginya sepantar dengan anak kelas 4 SD. Ibu saya selalu menyuruh saya atau adek untuk selalu membantu si mbok menaruh piring, gelas, atau mangkuk yang habis dicuci untuk ditaruh di raknya yang memang sangat jauh dari jangkauan si mbok.

Si mbok ini sangatlah lucu dan polos. Acara tv favoritnya adalah Tutur Tinular new version yang ditayangkan di  Indosiar. Si mbok sangat antusias jika menonton sinetron ini seakan-akan ia masuk ke dalam ceritanya. Karena pacar saya, Andrian, sering main ke rumah, si mbok jadi mengenalnya dengan sebutan "Abang".
Si mbok pernah diperlihatkan foto Yudha (adeknya Abang yang masih 2 tahun) oleh adek saya. Dengan isengnya adek saya mengatakan bahwa anak dalam foto tersebut adalah anak saya dan Abang. Si mbok kaget karena adek mengatakan bahwa saya sebenarnya sudah menikah dengan Abang. Memang adek saya sangat tolol, tapi dia berhasil membuat si mbok percaya. Dia akan terus percaya kalau seandainya ibu saya tidak memberitahukan bahwa saya masih single & very happy.

Si mbok saking imutnya, bahkan langkah kakinya pun tidak terdengar. Dia sering banget bikin kaget saya, adek saya, bahkan si Abang, atau pacar adek saya dengan tiba-tiba saja nongol di belakang. Bahkan saya dan pacar pernah kaget setengah mampus waktu lagi asik-asik nonton dvd di rumah, tau-tau ada bunyi gelegak air galon. Ga taunya si mbok lagi ngisi air minum tapi ga keliatan wujudnya saking imutnya, dan ga kedengeran langkah kakinya. Benar-benar bagaikan Ninja Hattori yang lagi memata-matai Kibimaki yang berniat jahat kepada Kenichi. Mungkin aja si mbok juga bisa jalan di atas air, atau punya ilmu bunglon, atau bahkan jurus menghilang. Who knows?!

Minggu, 18 September 2011

It was fool me

Sering banget tertipu sama ginian. Kirain anak kecil. Taunya... Rrrr banget! Bandit!



Syaithonnirrojiim..!!



Minggu, 03 April 2011

CERITA AYAM

Di sebuah peternakan ayam, di sana ada 25 ayam betina dan 1 ayam jago (jantan) yang umurnya sudah tua sekali. Karena merasa ayam jago yang tua tadi sudah melewati masa produktif-nya, si pemilik peternakan memutuskan untuk membeli 1 ayam jago lagi yang masih muda. Tentu saja hal ini membuat si Ayam jago tua menjadi merasa tersaingi.

Si Tua : Eh, kamu jangan serakah ya. Ayam betinanya kan ada 25, kamu boleh ambil yang 15 sedang aku yang 10 ekor.

Si Muda : Tidak bisa. Kamu kan sudah tua dan loyo, pokoknya semua buat aku.

Si Tua : Kalau begitu mendingan kita lomba saja, siapa yang menang boleh ambil semua  ayam betina yang ada disini.

Si Muda : Boleh !!!, mau lomba apa ?

Si Tua : Lomba lari 100 m.

Si Muda : Ok, gak masalah.

Si Tua : Tapi karena aku sudah tua, aku minta untuk lari duluan di depanmu 25 m

Si Muda : Boleh (dengan penuh keyakinan).

Lomba lari dimulai. Ayam jago tua lari dulu 25 meter, kemudian Ayam jago yang muda menyusul dengan kecepatan dua kali lipat.

Eh, waktu hampir bisa nyusul ayam tua, si ayam jago muda menggelepar dan  mati seketika ditembak oleh pemiliknya.

Sambil memungut ayam muda tadi, si pemilik menggerutu.. .

"SIAL, INI AYAM JAGO-HOMO ke SEPULUH YANG AKU BELI BULAN INI.

BUKANNYA NGEJAR BETINA, MALAH NGEJAR AYAM JAGO TUA INI !!!"

KENAPA KING KONG??

Kenapa King Kong digunakan untuk nama Kera atau Monyet Raksasa, mengapa tidak mengunakan Great Ape, King Monkey, Giant Ape, Giant Monkey atau yang lainnya?.

Menurut ahli bahasa kata King Kong berasal dari bahasa Inggris dan bahasa latin, yang berarti Raja Monyet, King berarti Raja dan Kong (bahasa latin) berarti monyet.

Berikut kata yang terkait dengan Kong.

- Kong Guan artinya Biskuit Monyet (Kong artinya Monyet dan Guan nama merk biscuit.

- Ngong Kong artinya Monyet Jongkok, Ngong artinya duduk/jongkok (bahasa sanskerta)

- Kong Kali Kong artinya Banyak Monyet (Monyet x Monyet = Banyak Monyet)

- Kong Res (Kongres), artinya Monyet Ngumpul (Res dari bahasa Inggris singkatan dari residu/ sisa yang terkumpul)

- Kong Kow artinya Monyet Gaul (Kow dari bahasa Cina tidak formal artinya main/ bergaul/ ngumpul)

- Eng Kong artinya Mbahnya Monyet.

Doa Slamet

Slamet masuk ke toko obat dan membeli sebuah kondom.
Dengan riang dia bilang kepada pemilik toko bahwa sebentar lagi dia akan makan malam di rumah pacarnya.

"Bapak kan tahu sendiri, biasanya setelah itu kan ada kelanjutannya", katanya sambil menyeringai. Kondom pun berpindah tangan.

Baru beberapa langkah ke luar toko, dia kembali masuk. "Saya minta satu lagi", katanya. "Adik pacar saya juga cantik. Agak genit pula. Saya rasa dia juga naksir saya. Siapa tahu malam ini saya mujur...". Kondom kedua berpindah tangan.

Slamet kembali masuk dan minta tambahan satu kondom lagi. "Begini, ibunya juga tak kalah seksi. Penampilannya jauh lebih muda dari usianya. Dan kalau duduk di depan saya, dia selalu menyilangkan kaki. Saya yakin dia juga tak keberatan kalau saya dekati...".

Dengan berbekal tiga kondom, Slamet datang ke rumah pacarnya sambil tak putus bersiul.

Sajian sudah siap. Pacar Slamet, adik dan ibunya sudah menunggu. Slamet pun langsung bergabung. Mereka menunggu sang ayah.

Begitu sang ayah masuk ke ruang makan, Slamet langsung memimpin doa sambil menunduk dalam-dalam. Yang lain-lain ikut menundukkan kepala.

Satu menit berlalu. Slamet makin khusuk berdoa. Dua menit. Slamet terus komat-kamit -- cukup panjang untuk sebuah doa sebelum makan. Pada menit keempat, pacarnya menyenggol kakinya dan berbisik, "Saya baru tahu kamu ternyata sangat religius".

Sambil terus menunduk, Slamet menjawab dengan suara hampir menangis: "Saya juga baru tahu ayah kamu ternyata pemilik toko obat...."

Surat Patah Hati

SURAT PENJUAL BUAH YG PATAH HATI:

"WAJAHMU MEMANG MANGGIS,
WATAKMU JUGA MELONKOLIS,
TAPI HATIKU NANAS KARENA CEMBURU,
SIRSAK NAPASKU,
HATIKU ANGGUR LEBUR,
INI DELIMA DALAM HIDUPKU,
MEMANG INI JUGA SALAKKU,
JARANG APEL MALAM MINGGU,
YA TUHAN,
MOHON BELIMBING-MU,
KALO MEMANG PERPISANGAN INI YG TERBAIK UNTUKKU,
SEMANGKA KAU BAHAGIA DGN PRIA LAIN...
SAWONARA...."
 
DARI: DURIANTO

 
SURAT BALASAN DARI PACARNYA YANG TERNYATA TUKANG SAYUR:

"MEMBALAS KENTANG SURATMU ITU,
BROKOLI SUDAH KUBILANG,
JANGAN TIAP DATENG RAMBUTMU SELALU KUCAI,
JAGUNGMU GAK PERNAH DI CUKUR.
DISURUH DATENG MALAM MINGGU, EHH NONGOLNYA HARI LABU.
DITAMBAH KONDISI KEUANGANMU MAKIN HARI MAKIN PARE,
KALO MO NELPON AKU AJA MESTI KE WORTEL….
TERUS TERONG AJA,
CINTAKU PADAMU SUDAH LAMA TOMAT...
JANGAN KANGKUNG AKU LAGI,
CABE DEHHHHHH!!!"=D=))X_X=))
SAMPAI KETIMUN LAGI
 
DARI: SAWITRI

Rabu, 02 Februari 2011

Anjing Item Kampret Pusgiwa

Tiba-tiba teringat suatu rahasia kecil pada suatu malam di pusgiwa. Waktu itu saya sedang bersama seorang kawan mengobrol dan bersenda gurau.
Datanglah seekor anjing pusgiwa berwarna hitam yang selama ini saya benci. Anjing ga tau diri itu pernah membawa lari kaos kaki saya yang saya selipkan di sepatu saya ketika saya sedang sholat Maghrib di mushola. Sejak saat itu saya tidak pernah dekat-dekat anjing kampret itu.
Nah, si anjing item kampret ini mendekati kawan saya yang kebetulan juga menyukai anjing (saya sendiri sudah menjauh radius 50 meter). Diajak bermainlah si anjing ini oleh kawan saya yang ramah itu. Menyadari ada sesosok manusia yang begitu hangat padanya, si anjing kegirangan. Dia menghampiri dan mengendus kaki kawan saya yang memakai celana pendek, dan...

tiba-tiba berdiri mengangkat kedua kaki depannya, kemudian menempelkan dan menggesek-gesekkan alat kelaminnya ke kaki kawan saya!

Ha! Kawan saya kaget, dan spontan saya berseru "buset! tuh anjing mau kawin.."
Kawan saya langsung lari pontang-panting sambil menyumpah serapahi anjing item kampret kebelet kawin itu.

Saya pun terbahak-bahak tak terkira menertawakan kesialan yang menimpa kawan saya. Mungkin bulu kakinya memiliki pelet ampuh penambah nafsu birahi. Hiyahahahahahahaha..!!

Yang membuat saya makin geli adalah suatu kenyataan bahwa:

1. Kawan saya laki-laki
2. Anjing item kampret itu jantan
3. So ... kesimpulannya adalah ...

yaaa.. you know lah!

Senin, 10 Januari 2011

Usia Tidak Menentukan Penampilan dan Attitude

Di suatu camp haji asal Indonesia. Tersebutlah calon haji X dan Y yang berkenalan di kamar asrama haji di tanah suci sana.

x: neng, anterin ibu ke kamar mandi dong neng.. ibu takut sendirian..
y: (dengan sigap) iya sini bu saya antar

x: neng, bisa tolong pijitin ibu.. ibu ga enak badan nih neng. maklum ibu udah tua
y: iya sini saya pijit bu

x: neng, bisa tolongin ibu.. ibu ga kuat nih neng, ibu udah tua
y: iya

Ibu calon haji X ini begitu sering meminta tolong atau menyuruh-nyuruh Y untuk melakukan ini-itu untuk dirinya dengan alasan karena dia merasa sudah tua, ringkih, dan tidak terlalu kuat jika terlalu banyak beraktivitas.

Semakin lama Y semakin risih karena dia terlalu sering dimintai tolong, bahkan untuk hal-hal sepele yang sebenarnya si ibu X ini bisa kerjakan sendiri.

y: ibu emangnya udah setua apa sih bu? umur ibu berapa?
x: umur ibu sudah 40 tahun neng..
x: HAH?! Ibu tau ga?! Umur saya 44 tahun, berarti ibu sama saya masih tuaan saya, masa kalah bu sama saya, saya aja yang lebih tua masih kuat seger begini..
y: ... (diam membisu)

Sejak saat itu, si ibu X yang mengaku-ngaku sudah tua, ringkih, dan tak berdaya melakukan apa-apa sendiri.

*berdasarkan kisah nyata seorang kerabat ketika naik haji tahun 2007*

Nilai Geografi-nya berapa?

Di suatu hari yang cerah, di sela-sela latihan anak-anak Marching Band..

x: eh MB Semen Padang itu ada di mana sih?
y: di Bandung!

*berdasarkan kisah nyata pasukan Marching Band yang akan mengikuti GPMB tahun 2007*

Rabu, 08 Desember 2010

makanya baca TV, dengerin koran doong!

Sambil nonton salah satu acara di Metro TV yang nayangin 10 orang terkaya di Indonesia..

x: yang, kapan kamu kayak mereka? (sambil nunjuk tv)
y: doain ya segera. lebih dari itu, aku pengen jadi kayak Ban Ki Moon (baca: ban-ki-mun)
x: ... (ngangguk-ngangguk)
y: kamu tau ga Ban Ki Moon itu siapa?
x: itu kan yang ada di BOYS BEFORE FLOWERS..
y: HAH?! Ban Ki Moon itu SEKJEN PBB yang..
x: ....

Setelah itu, x menyadari kalo yang doi maksud anggota Boys Before Flowers itu Kim Bum, bukan Ban Ki Moon.

ini Kim Bum yang jadi tersangka




ini yang namanya film Boys Before Flowers buat yang ga tau




nah, yang ini Ban Ki Moon asli yang jadi korban


Jumat, 15 Oktober 2010

Gadget Old Parents

#MISSED CALL FROM SOMEONE 

One day in Januari 2009..

KRIIINNNGGG!!! (Hp si bapak bunyi, karena bapak males ngangkat, akhirnya adek yang jawab telpon)

Adek: Hallo..
Grandpa: Dek, kamu atau bapak kamu barusan ada yg missed call ya?
Adek: Adek sih engga, gatau deh bapak.
Grandpa: Bapak kamu kali, coba tanya!
Adek: (beberapa saat nanya si bapak) Katanya engga tuh.
Grandpa: Ah ga mungkin! Ini ada missed call dari nomor bapak kamu!
Adek: Katanya engga.
Grandpa: Ah bapak kamu lupa kali.
Adek: Katanya sama sekali ga nelpon eyang!

Beberapa menit berlalu dengan perdebatan antara adek dan si eyang siapa yang udah missed call eyang.

Adek: (udah ga tau ngomong apa) Emang itu missed call-nya kapan eyang?
Grandpa: Tanggalnya sih lebaran kemaren.
Adek: ....

*FYI, Lebaran jatuh pada bulan Oktober tahun sebelumnya.


# HANDPHONE SAYA CANGGIH

Grandma: Hape saya dong baru..
Grandpa: ... (keki)
Grandma: Lebih bagus daripada punya situ.. (norak tiada tara)
Grandpa: ... (makin keki)

Selang beberapa lama kemudian,

KRIIINNGG!!
(Telpon rumah si tante berdering. Ternyata si nenek yang nelpon, dan nelponnya pake telpon rumah juga.)

Tante: Hallo..
Grandma: (pake telpon rumah) Tolongin ibu dong!
Tante:Ya kenapa bu?
Grandma: hape ibu yang kamu beliin kemaren..
Tante: Ya?
Grandma: Pencet apa ya kalo buat nelpon?
Tante: ....


  • Moral of the stories above: Teknologi canggih itu memang penting. Tapi lebih penting lagi bagaimana kita bisa menggunakannya.

Rabu, 21 Juli 2010

Bangku Lobby Kantor

Hooaaamm!! Ngantuukk. Udah ke sekian kali saya menguap. Kebetulan hari ini saya tidak terlalu banyak ada kerjaan dan sedikit santai.

Dan..

Sayangnya sempat terjadi peristiwa bodoh teramat sangat yang membuat saya malu bukan kepalang. Gara-gara ngantuk dan ga ada kerjaan ini saya memilih untuk membaca buku milik Putra Yuda yang berjudul The Catcher In The Rye* di bangku lobby depan ruangan kantor saya. Kebetulan di dalam kantor tiba-tiba suhu AC terasa lebih dingin dari biasanya. Jadi saya memilih keluar ruangan untuk menghangatkan badan.

Hmm..
Hangat dan nyaman duduk di bangku lobby kantor.
Saya jadi makin ngantuk.

Zzz..
Tak terasa saya memejamkan mata dan hanyut dalam buaian mimpi.

Entah berapa lama, rasanya lamaaa sekali.
Kalau berdasarkan resensi film Inception-nya Leonardo Di Caprio, 5 menit dunia nyata = berjam-jam dunia mimpi.
Ga tau berapa menit saya terlelap di bangku itu, tidur dalam posisi terduduk dan kepala terkulai ke samping kiri, yang jelas rasanya sudah lamaaa sekali waktu berjalan.

Tiba-tiba saya dibangunkan oleh seseorang.
Suara laki-laki:
"Bot, bot!! Ngapain lo?? Hahahaha.."

Innalillahi wa Inna Ilaihi Raji'uun
Ya Allah! Si mantan gebetan!
Ngapain dia di sini?
Dan kenapa mesti dia yang berdiri di hadapan saya dan membangunkan saya pula?
Satu kata: MALU!!


"hahaha.. lo ngapain bot tidur di depan?"
"enngg, ngantuk gue! ga ada kerjaan juga."
"hahaha.. ada-ada aja lo."


Oke, ga lagi-lagi tidur di ruang publik.
Tapi sumpah. Bangku lobby kantor depan ruangan saya itu nyaman banget.
Bahkan sebelumnya, di bangku ini, ga terasa saya ngabisin 1 jam ngobrol sama Pebi. Ngomongin tentang seseorang yang menyebalkan, dan berlanjut pada bagaimana masa depan kita, tentang pekerjaan, lanjut kuliah S2, sampe ke pernikahan.


Hmm.. Bangku oh bangku.
Bulan ini terakhir saya bekerja di sini. Nanti kalau sudah berakhir, saya ga bisa merasakan lagi betapa hangatnya duduk di bangku nyaman ini.




*The Catcher In The Rye adalah novel yang ditulis oleh J.D. Salinger dan termasuk dalam 100 buku terbaik sepanjang masa versi majalah Time. Novel inilah yang menginspirasi fans yang menembak mati John Lennon (vokalis The Beatles). Di belakang novel tersebut terdapat tulisan: Mengapa buku ini disukai para pembunuh?